Subscribe via RSS Feed Connect with me on Flickr
banner

Kategori: Esay

Kesenian Aceh Menangis

ACEH patut bangga atas terdaftarnya tari saman di UNESCO tahun ini. Tari saman kini sudah dianggap sebagai warisan budaya dunia dari Aceh. Diyakni pengeklaiman negara luar terhadap tari saman tidak terjadi lagi. Karenanya, kesenian Aceh patut menangis, tangis yang haru tanda bahagia.
Selain itu, kesenian Aceh juga telah membuat Gubernur Irwandi Yusuf menjadi ‘naik prestise’ di [...]

Napaktilas Bandar Wisata Islami

GEMILANG sejarah yang hendak dikembali oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh patut diapresiasi. Sayangnya, program Banda Aceh sebagai “Bandar Wisata Islami” belum maksimal. Kita percaya, untuk mencapai sesuatu yang memuaskan itu dibutuhkan proses, termasuk menjadikan Banda Aceh sebagai bandar islami.
Dalam catatan sejarah, nama Banda Aceh muncul pertama sekali di Gampông Pande. [...]

Terima Kasih dalam Budaya Aceh

Terima Kasih dalam Budaya Aceh

HINGGA saat ini, kata “terima kasih” sebagai ungkapan kebudayaan masih simpang siur dalam masyarakat Aceh. Ada yang mengucapkan “teurimong geunaseh” ada pula “teurimong gaseh”. Selain itu, ada pula yang menyebutkan “thanks bôh”.
Simpang siur dan tanda tanya terhadap kata “terima kasih” pun sempat menghiasi beberapa mailinglist. Uniknya, ada yang menyebutkan bahwa dalam bahasa Aceh tidak [...]

Sastra di Aceh

Terlepas dari semua khayalan tentang masa silam seperti Hamzah Fansuri yang agung dan semestinya kita menyimpan ephoria jaya itu, pikirkanlah yang sedang dan akan terjadi di masa datang. Pula perlu dipikirkan, ke arah manakah sastra di Aceh. Menuju puluralisme keacehan atau menuju pada kejumudan yang picik.

Adat Meublang, Mitos atau Kearifan

Sebagai masyarakat yang terkenal menjunjung tinggi budaya leluhur, ureueng Aceh memiliki keberagaman adat dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, masyarakat yang mendiami Aceh sekarang—kemungkinan masyarakat Aceh asli—sudah mulai kurang memahami antara adat dengan yang hanya merupakan sebuah kebiasaan semata (reusam). Ada pula yang mulai menganggap adat sebagai mitos belaka, terutama bagi sebagian orang yang mengklaim dirinya [...]

Malu Aku Punya Bahasa Daerah

Malu Aku Punya Bahasa Daerah

Beriring salam saya mulai tulisan; menjumpai para budayawan, pemangku kebijakan, dan ahli bahasa di bumi Persada Iskandar Muda. Mungkin ini hanya sebuah coretan atau kerisauan yang masih tersisa, bekas dari kuliah yang pernah saya jejaki selama empat tahun lebih di Universitas Syiah Kuala.
“Usia bahasa itu sudah sangat tua,” kata salah seorang dosen saya kala itu [...]